
Wisata Kariangau: Senjata PTK Perkuat Ketahanan Pangan!
Wisata Kariangau: Senjata PTK Perkuat Ketahanan Pangan Yang Menjadi Salah Satu Aspek Menguntungkan Bagi Sekitarannya. Selamat siang, Sobat Hijau dan para pejuang kemandirian desa! Apa kabar anda hari ini? Semoga semangat untuk membangun negeri dari sudut-sudut lokal selalu menyala dalam hati kita semua. Terlebih sebuah inovasi sosial yang inspiratif baru saja mekar di Balikpapan. Dan tepatnya melalui tangan dingin PT Pertamina Trans Kontinental (PTK). Mengusung konsep Desa Energi Berdikari (DEB), Wisata Kariangau kini tidak hanya bersolek sebagai destinasi wisata yang menawan. Akan tetapi juga menjelma menjadi benteng pertahanan pangan bagi warga sekitarnya. Sinergi ini membuktikan bahwa keindahan alam. Dan juga kemandirian ekonomi bisa berjalan beriringan dengan sangat harmonis. Lewat program ini, ia bukan sekadar tempat untuk bersantai. Mari kita telusuri bagaimana wajah barunya kini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain.
Mengenai ulasan tentang Wisata Kariangau: senjata PTK perkuat ketahanan pangan telah di lansir sebelumnya oleh kompas.com.
Program Desa Energi Berdikari (DEB) Tahap II
Hal ini merupakan inisiatif PT Pertamina Trans Kontinental (PTK). Terlebih yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan, kemandirian energi. Dan juga pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Terletak di Kelurahan Kariangau, Balikpapan Barat, Kalimantan Timur. Terlebih program ini menjadi kelanjutan dari DEB sebelumnya dengan fokus yang lebih terintegrasi. Tentunya pada pembangunan berkelanjutan di kawasan pesisir. Dalam program ini, PTK menekankan penguatan infrastruktur produktif. Fasilitas budidaya ikan melalui sistem bioflok di perluas dari 2 menjadi 5 kolam. Kemudian juga memungkinkan peningkatan kapasitas produksi ikan konsumsi seperti lele dan nila secara efisien. Selain itu, sistem hidroponik di perluas dari 1 rak menjadi 4 rak. Serta juga memungkinkan masyarakat memproduksi sayuran segar dengan lahan terbatas. Programnya juga mengintegrasikan rumah maggot sebagai solusi pengolahan limbah organik. Tentunya yang menjadi pakan alternatif untuk keberlanjutannya.
Wisata Kariangau: Senjata PTK Perkuat Ketahanan Pangan Yang Menarik!
Kemudian juga masih membahas Wisata Kariangau: Senjata PTK Perkuat Ketahanan Pangan Yang Menarik!. Dan fakta lainnya adalah:
Fokus Pada Ketahanan Pangan Lokal
Hal ini yang di jalankan oleh PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menempatkan ketahanan pangan lokal sebagai salah satu fokus utama. Program ini di rancang untuk memperkuat kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Tentunya melalui pengembangan sistem produksi yang efisien, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. Dalam implementasinya, PTK membangun dan memperluas infrastruktur pertanian dan perikanan lokal. Sistem budidaya ikan bioflok di tingkatkan dari dua menjadi lima kolam. Sehingga kapasitas produksi ikan konsumsi seperti lele dan nila meningkat signifikan. Pendekatan bioflok tidak hanya menambah jumlah ikan. Akan tetapi juga mengurangi penggunaan air dan memaksimalkan efisiensi produksi. Selain itu, sistem hidroponik di kembangkan dari satu rak menjadi empat rak. Kemudian memungkinkan produksi sayuran segar di lahan terbatas. Sehingga masyarakat memiliki akses lebih mudah terhadap sayuran lokal yang sehat dan bergizi.
Program ini juga mengintegrasikan rumah maggot, sebuah inovasi pengolahan limbah organik menjadi pakan alternatif untuk ikan. Dengan begitu, limbah dari aktivitas pertanian atau rumah tangga dapat di manfaatkan kembali. Kemudian juga menciptakan siklus produksi pangan yang berkelanjutan. Dan juga mendukung ketahanan pangan lokal. Pendekatan ini memastikan bahwa hasil produksi tidak hanya cukup untuk konsumsi sendiri. Akan tetapi juga dapat di pasarkan untuk menambah penghasilan warga. Selain fokus pada produksi pangan, PTK juga menekankan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan. Masyarakat di libatkan langsung dalam pengelolaan kolam, hidroponik, dan rumah maggot. Sehingga mereka memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktis dalam produksi pangan berkelanjutan. Pendampingan ini membantu membangun kapasitas lokal. Dan juga yang akan memastikan keberlanjutan program dalam jangka panjang. Secara keseluruhan, fokusnya menunjukkan bagaimana program ini tidak sekadar menghasilkan produk pangan.
Kariangau Mandiri! Program DEB PTK Sukses Garap Sektor Pangan
Selain itu, masih membahas Kariangau Mandiri! Program DEB PTK Sukses Garap Sektor Pangan. Dan fakta lainnya adalah:
Integrasi Bioflok & Sistem Pangan Berkelanjutan
Hal ini yang di jalankan oleh PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menekankan penerapan sistem pangan berkelanjutan. Tentunya melalui integrasi budidaya ikan bioflok, hidroponik, dan pengelolaan limbah organik. Strategi ini di rancang untuk menciptakan ekosistem produksi pangan yang efisien, ramah lingkungan. Dan juga dapat mendukung ketahanan pangan lokal secara jangka panjang. Sistem bioflok di gunakan sebagai metode budidaya ikan yang memaksimalkan kepadatan populasi ikan. Terlebihnya dalam kolam sambil menjaga kualitas air secara alami. Dalam program ini, jumlah kolam bioflok di perluas dari dua menjadi lima kolam. Kemudian memungkinkan peningkatan produksi ikan konsumsi seperti lele. Dan nila dengan efisiensi sumber daya yang lebih tinggi. Air dalam kolam bioflok juga di manfaatkan untuk menyuburkan tanaman hidroponik. Sehingga tercipta sinergi antara produksi ikan dan sayuran dalam satu ekosistem.
Selain itu, program ini mengembangkan hidroponik sebagai metode pertanian yang hemat lahan dan air. Sistem hidroponik yang di perluas dari satu rak menjadi empat rak. Terlebih yang memungkinkan masyarakat memproduksi sayuran segar secara berkelanjutan. Integrasi antara bioflok dan hidroponik ini tidak hanya meningkatkan produktivitas. Akan tetapi juga mengurangi limbah dan ketergantungan pada sumber daya eksternal. Elemen penting lain dari integrasi ini adalah rumah maggot, fasilitas pengolahan limbah organik menjadi pakan alternatif untuk ikan. Limbah rumah tangga dan sisa tanaman di gunakan sebagai bahan baku maggot. Serta yang kemudian menjadi pakan bergizi untuk ikan bioflok. Dengan demikian, siklus produksi pangan menjadi tertutup dan ramah lingkungan. Kemudian mengurangi limbah sekaligus meningkatkan efisiensi produksi. Selain aspek teknis, PTK melibatkan masyarakat lokal secara aktif dalam mengelola kolam bioflok, hidroponik, dan rumah maggot. Tidak hanya memberikan akses terhadap pangan lokal.
Kariangau Mandiri! Program DEB PTK Sukses Garap Sektor Pangan Yang Wajib Di Tiru
Selanjutnya juga masih membahas Kariangau Mandiri! Program DEB PTK Sukses Garap Sektor Pangan Yang Wajib Di Tiru. Dan fakta lainnya adalah:
Pendekatan Energi Bersih
Tentu hal ini tidak hanya fokus pada ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat. Akan tetapi juga mengintegrasikan pendekatan energi bersih sebagai bagian dari strategi keberlanjutan. Pendekatan ini di rancang untuk mendukung operasional budidaya ikan, hidroponik. Dan fasilitas pengolahan limbah secara efisien. Serta yang sekaligus mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan dampak lingkungan. Salah satu implementasi utama adalah penggunaan tenaga surya (solar panel) untuk memenuhi kebutuhan listrik dalam operasional DEB. Energi surya di gunakan untuk menjalankan pompa air kolam bioflok, sistem hidroponik, dan fasilitas rumah maggot. Dengan memanfaatkan sumber energi terbarukan, program ini mampu mengurangi biaya operasional. Dan menjaga keberlanjutan produksi pangan lokal.
Pendekatan ini juga mengajarkan masyarakat bagaimana mengelola energi bersih. Terlebihnya untuk mendukung kegiatan ekonomi sehari-hari secara mandiri. Selain itu, energi bersih yang di gunakan berkontribusi pada pengurangan emisi karbon. Dan mengurangi ketergantungan pada sumber daya energi non-terbarukan. Hal ini sejalan dengan prinsip green economy dan pembangunan berkelanjutan. Serta yang menjadi salah satu nilai inti dalam program DEB. Masyarakat lokal di libatkan langsung dalam penggunaan dan pemeliharaan sistem energi bersih. Sehingga mereka memperoleh pengetahuan praktis. Tentunya tentang teknologi energi terbarukan. Serta sekaligus pengalaman dalam mengintegrasikannya dengan aktivitas produksi pangan. Dengan menggabungkan pendekatan energi bersih, DEB Tahap II tidak hanya meningkatkan produktivitas dan efisiensi sistem pangan lokal. Akan tetapi juga menciptakan ekosistem yang ramah lingkungan.
Jadi itu dia beberapa fakta mengenai senjata PTK perkuat ketahanan pangan bersama Wisata Kariangau.