
5 Korban Luka Dalam Kecelakaan Mobil Listrik Di Jakut
5 Korban Luka Dalam Kecelakaan Mobil Listrik Di Jakut Yang Menjadi Insiden Malang Dan Menjadi Perbincangan. Selamat siang, pembaca yang budiman! Sebuah insiden mengejutkan baru saja mengguncang kawasan Jakarta Utara, melibatkan kendaraan yang semakin populer di jalanan kita: mobil listrik. Kecelakaan tragis pada hari ini bukan hanya meninggalkan kerusakan fisik yang parah. Akan tetapi juga menyisakan trauma mendalam bagi para korban. Sebanyak lima orang di laporkan terluka dan harus di larikan ke rumah sakit. Setelah sebuah mobil listrik kehilangan kendali. Kemudian menabrak pengendara motor hingga pejalan kaki yang tak bersalah? Siapa saja 5 Korban Luka tersebut, bagaimana kondisi terbaru mereka. Mari kita simak detail selengkapnya mengenai insiden yang menjadi pengingat keras tentang pentingnya keselamatan berkendara.
Mengenai ulasan tentang 5 Korban Luka dalam kecelakaan mobil listrik di Jakut telah di lansir sebelumnya oleh kompas.com.
Jenis Mobil Dan Lokasi
Hal ini adalah salah satu model kendaraan listrik yang saat ini banyak beredar di Jakarta. Terlebih mobil satu ini yang di kenal sebagai SUV kompak bertenaga listrik dengan performa cukup tinggi. Sehingga nantinya ketika kehilangan kendali. Kemudian dampak benturannya bisa lebih serius di banding mobil berkecepatan rendah. Dalam kasus ini, mobil tersebut sedang melaju dari arah selatan menuju utara. Ketika situasi tiba-tiba berubah tidak terkendali. Pengemudi berinisial M disebut mengalami kondisi “pikiran kosong”. Atau yang kehilangan fokus sesaat sebelum menabrak sejumlah kendaraan dan seorang pejalan kaki. Dan juga kecelakaan terjadi di Jalan Swasembada Barat, kawasan padat aktivitas di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Serta lokasi ini merupakan jalur yang cukup ramai karena menjadi akses bagi kendaraan. Kemudian pejalan kaki, serta pedagang kaki lima. Di dekat Gang Swasembada Barat IV, mobil listrik tersebut mulai oleng setelah sebelumnya menyerempet sebuah sepeda motor.
5 Korban Luka Dalam Kecelakaan Mobil Listrik Di Jakut Yang Menghebohkan
Kemudian masih membahas 5 Korban Luka Dalam Kecelakaan Mobil Listrik Di Jakut Yang Menghebohkan. Dan fakta lainnya adalah:
Pengemudi
Hal ini adalah seorang pria berinisial M, berusia 41 tahun. Terlebihnya yang saat kejadian sedang mengendarai BYD Atto di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Berdasarkan keterangan awal kepada pihak kepolisian, M menyatakan bahwa dirinya berada. Tentunya dalam kondisi “pikiran kosong” sesaat sebelum mobil mulai kehilangan kendali. Ungkapan tersebut menggambarkan kondisi mental yang menurun secara tiba-tiba. Dan sebuah keadaan di mana fokus berkendara terputus, pikiran melayang, dan kewaspadaan tidak lagi optimal. Dalam dunia keselamatan lalu lintas, kondisi seperti ini sering di samakan dengan microsleep ringan atau disasosiasi. Serta yang dapat terjadi akibat kelelahan, stres, atau terlalu lama mengemudi tanpa istirahat. Pada saat berkendara di lingkungan padat. Contohnya seperti Jalan Swasembada Barat. Maka kehilangan konsentrasi sedetik saja bisa menyebabkan manuver kendaraan menjadi tidak terkendali.
Ketika mobil mulai menyimpang dari jalur, M tidak mampu mengembalikan kendali arah kendaraan secara cepat. Situasi ini berlanjut menjadi rangkaian tabrakan berturut-turut. Mulai dari menyerempet motor, melaju oleng ke kiri, menabrak motor lain, gerobak pedagang. Terlebihnya hingga akhirnya mengenai seorang pejalan kaki dan berhenti setelah menghantam pagar rumah warga. Setelah kejadian, polisi langsung membawa M. Gunanya untuk pemeriksaan guna memastikan kronologi dan menilai kondisi fisiknya. Maka pemeriksaan tidak hanya berfokus pada aspek hukum. Akan tetapi juga pada kondisi psikis dan respons pengemudi pada saat kejadian. Hal ini penting untuk mengetahui apakah pengemudi sedang mengalami kelelahan berat, tekanan mental. Atau gangguan mendadak yang mempengaruhi cara ia mengemudi. Pihak kepolisian juga menyita kendaraan serta dokumen resmi. Dan juga seperti STNK sebagai barang bukti. Kemudian juga yang menilai apakah terdapat kemungkinan unsur kelalaian. Ataupun pelanggaran yang dapat di periksa lebih lanjut dalam ranah pidana.
Tabrakan Maut Di Jakarta Utara: Mobil SUV Lukai 5 Orang
Selain itu, masih membahas Tabrakan Maut Di Jakarta Utara: Mobil SUV Lukai 5 Orang. Dan fakta lainnya adalah:
Kronologi Kecelakaan
Terlebih kejadian yang di kemudikan oleh pria berinisial M melaju dari arah selatan menuju utara di Jalan Swasembada Barat. Dan juga kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Jalur ini di kenal sebagai kawasan padat dengan arus kendaraan yang bervariasi mulai dari motor, mobil. Terlebih hingga aktivitas pejalan kaki dan pedagang kaki lima. Pada momen awal perjalanan, tidak terlihat adanya indikasi bahwa kendaraan mengalami gangguan teknis. Namun, situasi berubah ketika mobil tersebut mulai bergerak tidak stabil. Setelah mendekati area di sekitar Gang Swasembada Barat IV. Kejadian pertama yang memicu rangkaian kecelakaan terjadi saat mobil BYD Atto tersebut. Kemudian yang berserempetan dengan sebuah sepeda motor yang di kendarai oleh seseorang berinisial JA. Serempetan ini membuat pengendara motor tersebut kehilangan keseimbangan.
Namun pengaruh yang lebih besar justru terjadi pada mobil yang setelah itu mulai oleng ke arah kiri. Pada titik inilah kontrol kendaraan semakin hilang. Alih-alih memperlambat laju atau berhenti, mobil meluncur ke sisi kiri jalan dengan kecepatan. Serta yang tidak dapat di kendalikan oleh pengemudinya. Dalam hitungan detik, mobil tersebut menabrak motor kedua yang sedang melintas. Dan tumbukan ini ikut melukai pengendara serta dua penumpang yang di bawanya. Setelah menghantam motor kedua, mobil masih terus melaju tanpa mampu di kendalikan. Gerakan kendaraan yang semakin tidak stabil membuatnya itu menabrak sebuah gerobak pedagang kebab. Dan es teh yang berada di tepi jalan. Tabrakan tersebut menyebabkan gerobak rusak dan pedagang tercekat karena kendaraan tidak menunjukkan tanda-tanda berhenti. Momentum yang masih tersisa pada kendaraan membuat mobil terus bergerak maju hingga akhirnya mengenai seorang pejalan kaki yang sedang melintas di area tersebut. Korban pejalan kaki mengalami benturan cukup keras.
Tabrakan Maut Di Jakarta Utara: Mobil SUV Lukai 5 Orang Akibat Benturan Kerasnya
Selanjutnya juga masih membahas Tabrakan Maut Di Jakarta Utara: Mobil SUV Lukai 5 Orang Akibat Benturan Kerasnya. Dan fakta lainnya adalah:
Kronologi Kecelakaan
Kronologi kecelakaan ini bermula ketika sebuah mobil listrik BYD Atto yang di kemudikan oleh pria berinisial M melaju dari arah selatan menuju utara. Tepatnya di Jalan Swasembada Barat, kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Jalur ini di kenal sebagai kawasan padat dengan arus kendaraan yang bervariasi. Mulai dari motor, mobil, hingga aktivitas pejalan kaki dan pedagang kaki lima. Pada momen awal perjalanan. Dan tidak terlihat adanya indikasi bahwa kendaraan mengalami gangguan teknis. Namun, situasi berubah ketika mobil tersebut mulai bergerak tidak stabil. Setelah mendekati area di sekitar Gang Swasembada Barat IV. Kejadian pertama yang memicu rangkaian kecelakaan terjadi saat mobil BYD Atto tersebut berserempetan dengan sebuah sepeda motor.
Terlebih yang di kendarai oleh seseorang berinisial JA. Serempetan ini membuat pengendara motor tersebut kehilangan keseimbangan. Namun pengaruh yang lebih besar justru terjadi pada mobil yang setelah itu mulai oleng ke arah kiri. Pada titik inilah kontrol kendaraan semakin hilang. Alih-alih memperlambat laju atau berhenti, mobil meluncur ke sisi kiri jalan dengan kecepatan. Serta yang tidak dapat di kendalikan oleh pengemudinya. Dalam hitungan detik, mobil tersebut menabrak motor kedua yang sedang melintas. Dan tumbukan ini ikut melukai pengendara serta dua penumpang yang di bawanya. Setelah menghantam motor kedua, mobil masih terus melaju tanpa mampu di kendalikan. Gerakan kendaraan. Serta yang semakin tidak stabil membuat BYD Atto itu menabrak sebuah gerobak pedagang kebab dan es teh yang berada di tepi jalan.
Jadi itu dia beberapa fakta mengenai kecelakaan mobil listrik di Jakut dan ada 5 Korban Luka.