Site icon BeritaViral24

Susul Negara NATO Lainnya, Kanada Akan Kirim Pasukan Ke Greenland

Susul Negara NATO Lainnya, Kanada Akan Kirim Pasukan

Susul Negara NATO,  Kanada Mempertimbangkan Langkah Strategis Dengan Ikut Mengirim Pasukan Ke Greenland, Menyusul Sejumlah Negara Eropa

Susul Negara NATO,  Kanada Mempertimbangkan Langkah Strategis Dengan Ikut Mengirim Pasukan Ke Greenland, Menyusul Sejumlah Negara Eropa. Di manna yang lebih dulu menambah kehadiran militer di wilayah Arktik tersebut. Rencana ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik terkait Greenland. Terutama setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan tekanan politik dan ekonomi. Yang di nilai memperkeruh hubungan Washington dengan sekutu-sekutu Eropa.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyampaikan bahwa negaranya merasa khawatir terhadap eskalasi situasi. Termasuk ancaman tarif dari Trump kepada negara-negara Eropa yang ikut dalam latihan militer bersama NATO di Greenland. Carney menegaskan bahwa keamanan Arktik harus di jaga melalui kerja sama antarsekutu, bukan melalui tekanan sepihak.

“Kanada sangat percaya bahwa cara terbaik mengamankan kawasan Arktik adalah bekerja sama di dalam NATO,” tulis Carney dalam pernyataannya.

Ketegangan Greenland Meningkat

Dalam beberapa pekan terakhir, situasi di Greenland menjadi sorotan setelah negara-negara Eropa seperti Prancis dan Jerman mulai mengirim personel militer. Sebagai bagian dari latihan dan upaya peningkatan kewaspadaan regional. Laporan Al Jazeera menyebut, pasukan negara-negara Eropa mulai tiba di Greenland pada pertengahan Januari 2026 dalam rangka memperkuat posisi dan solidaritas NATO di kawasan Arktik. Ketegangan Greenland Meningkat.

Tekanan terhadap Greenland dan Denmark meningkat karena Trump kembali menyatakan ambisi untuk “mengambil alih” wilayah tersebut. Isu ini memicu respons luas dari sekutu Eropa yang menyuarakan dukungan terhadap kedaulatan Denmark dan hak penentuan nasib sendiri masyarakat Greenland.

Trump bahkan mengancam tarif impor kepada delapan negara Eropa yang ikut dalam latihan militer di Greenland, memicu kecaman karena di anggap berpotensi merusak solidaritas transatlantik.

Susul Negara NATO, Kanada Ikut Bergerak

Kanada, sebagai negara Arktik sekaligus anggota NATO, di sebut mulai mempertimbangkan langkah lebih aktif. Bloomberg melaporkan pemerintah Kanada Susul Negara NATO, Kanada Ikut Bergerak menimbang pengiriman pasukan untuk bergabung dengan latihan bersama NATO, meski ada risiko ketegangan politik dan ekonomi dengan Amerika Serikat akibat ancaman tarif Trump.

Dalam perspektif Ottawa, Greenland bukan sekadar isu politik. Wilayah tersebut di pandang sangat strategis untuk keamanan Arktik dan jalur logistik global. Selain itu, meningkatnya persaingan kekuatan besar di Arktik, termasuk potensi pengaruh Rusia dan China, membuat banyak negara memperkuat pengawasan wilayah utara.

Pakar keamanan menyebut, bila Kanada benar-benar mengirim pasukan, maka langkah itu memiliki pesan kuat: bahwa Kanada berdiri bersama sekutu NATO dan Denmark, serta menolak pendekatan intimidasi ekonomi.

Denmark dan Negara Nordik Minta Solidaritas

Dalam pernyataan bersama awal Januari 2026, menteri luar negeri negara-negara Nordik juga menegaskan dukungan terhadap peningkatan kewaspadaan NATO di Arktik, sembari menekankan prinsip hukum internasional dan keutuhan wilayah negara.

Situasi ini juga menjadi sorotan besar di Eropa. Sejumlah pemimpin Eropa secara terbuka menyatakan Greenland bukan objek transaksi, dan masa depannya di tentukan oleh rakyat Greenland dan Denmark.

Risiko Dan Dampak Politik

Langkah Kanada di nilai berpotensi menambah ketegangan baru, karena Amerika Serikat merupakan sekutu utama Kanada. Namun, dalam konteks krisis Greenland, Ottawa tampaknya ingin menegaskan bahwa keamanan wilayah Arktik tidak bisa dipolitisasi dengan ancaman dagang. Risiko Dan Dampak Politik.

Hingga kini, belum ada jadwal resmi terkait kapan pasukan Kanada akan di kerahkan dan berapa jumlahnya. Namun sinyal kuat yang di sampaikan Ottawa menunjukkan bahwa Kanada tidak ingin bersikap pasif ketika di namika geopolitik Arktik memasuki fase yang semakin sensitif

Exit mobile version