Site icon BeritaViral24

Agranulositosis, Kondisi Langka yang Bisa Mengancam Nyawa

Agranulositosis

Agranulositosis, Kondisi Langka yang Bisa Mengancam Nyawa

Agranulositosis Adalah Kondisi Medis Serius Yang Di Tandai Dengan Penurunan Drastis Jumlah Granulosit Dalam Darah. Terutama neutrofil, yaitu salah satu jenis sel darah putih yang berperan penting dalam melawan infeksi. Ketika jumlah neutrofil sangat rendah, tubuh menjadi sangat rentan terhadap infeksi, bahkan dari bakteri atau jamur yang biasanya tidak berbahaya bagi orang sehat.

Meski tergolong langka, Agranulositosis merupakan kondisi yang berpotensi mengancam nyawa apabila tidak segera di kenali dan di tangani dengan tepat.

Granulosit adalah bagian dari sistem imun bawaan tubuh. Sel ini bekerja sebagai garis pertahanan pertama dengan cara menyerang dan menghancurkan mikroorganisme penyebab penyakit. Neutrofil, yang merupakan granulosit terbanyak, sangat penting dalam melawan infeksi bakteri.

Pada orang sehat, jumlah neutrofil berada pada kisaran normal yang cukup untuk melindungi tubuh. Namun, pada Agranulositosis, jumlah neutrofil bisa turun hingga di bawah 500 sel per mikroliter darah, bahkan mendekati nol. Akibatnya, tubuh hampir tidak memiliki pertahanan terhadap infeksi.

Penyebab Agranulositosis

Agranulositosis dapat di sebabkan oleh berbagai faktor, baik yang bersifat di dapat maupun bawaan. Penyebab paling umum adalah reaksi terhadap obat-obatan tertentu. Beberapa jenis obat yang di ketahui berisiko memicu agranulositosis antara lain:

Selain obat-obatan, agranulositosis juga dapat disebabkan oleh gangguan sumsum tulang, di mana produksi sel darah putih terganggu. Penyakit autoimun, infeksi virus berat, paparan bahan kimia beracun, serta radiasi juga dapat menjadi faktor pemicu. Pada kasus yang sangat jarang, agranulositosis bisa bersifat genetik.

Gejala yang Perlu Di Waspadai

Gejala agranulositosis sering kali muncul secara tiba-tiba dan berhubungan erat dengan infeksi. Beberapa gejala umum meliputi:

Karena sistem imun sangat lemah, infeksi bisa berkembang dengan cepat menjadi sepsis, yaitu infeksi berat yang menyebar ke seluruh tubuh. Inilah sebabnya agranulositosis dianggap sebagai kondisi darurat medis.

Cara Diagnosis

Diagnosis agranulositosis dilakukan melalui pemeriksaan darah lengkap, khususnya untuk menilai jumlah sel darah putih dan neutrofil. Jika di temukan penurunan neutrofil yang sangat signifikan, dokter akan melakukan evaluasi lanjutan untuk mencari penyebabnya.

Dalam beberapa kasus, pemeriksaan sumsum tulang diperlukan untuk mengetahui apakah masalah berasal dari gangguan produksi sel darah atau akibat penghancuran sel darah di dalam tubuh. Riwayat penggunaan obat juga menjadi bagian penting dalam proses diagnosis.

Penanganan dan Pengobatan

Penanganan agranulositosis bergantung pada penyebab dan tingkat keparahannya. Langkah pertama yang paling penting adalah menghentikan obat pemicu, jika agranulositosis di sebabkan oleh reaksi obat. Pasien biasanya akan di rawat di rumah sakit untuk pemantauan ketat. Pengobatan dapat meliputi:

Dengan penanganan yang cepat dan tepat, sebagian besar pasien dapat pulih sepenuhnya, terutama jika penyebabnya dapat di identifikasi dan diatasi.

Pencegahan dan Prognosis

Tidak semua kasus agranulositosis dapat di cegah, namun risiko dapat di kurangi dengan pemantauan rutin darah pada pasien yang mengonsumsi obat-obatan berisiko tinggi. Edukasi pasien juga sangat penting agar mereka segera mencari pertolongan medis jika mengalami demam atau tanda infeksi.

Prognosis agranulositosis sangat bergantung pada kecepatan diagnosis dan penanganan. Tanpa terapi, kondisi ini dapat berakibat fatal. Namun, dengan kemajuan medis saat ini, tingkat kesembuhan cukup baik bila di tangani sejak dini.

Exit mobile version